BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Sabtu, 20 Maret 2010

d'nAjOnK pensiun muda

crita ini bermula setelah 5 bulan d'nAjOnK terkenal.
'ciiieh, yang udah terkenal..'sindir ichak ke avii. 'apaan sih.?' 'emang bener kan.?' 'hmm. iya sih. tapi nggak segitunya dong.' 'iya deh. iya' merekapun melanjutkan perjalanan mereka ke kantin. tak lama kemudian, bel masuk berbunyi. semua murid masuk ke kelas masing-masing.
waktu istirahat, dikelas ada yang nyamperin d'nAjOnK buat minta tanda tangan.! katanya sich fans~. woow bangga banget. 'eh ntar siang kita rekaman lho.'kata avii mengingatkan. 'iyaa-____-'jawab mereka lesu. 'emang kenapa sih?'tanya avii 'vii kami bosan dengan semua ketenaran ini.'jelas ines. 'engko sadar nggak kalo kita tu di perlakukan beda dari anak-anak yang lain.'jelas riri. 'ini salah satu contohnyaa, vi. list kursi engko.! kayak mana tu.?'tanya riri. 'kereeeeeen~ warnanya glitter coklat, ada huruf "A" nya. beda dari yang lain'jawab avii sambil mengucapkan beda dari yang lain dengan lemas. 'hah~ tau pun. sekarang engko ngertikan, vii.?'tanya vivi. 'iya'jawab avii sambil menunduk. 'ini yang mau kami omongin ama engko dari dulu.!'kata riri. 'kami semua mau berhenti dari kayak gini, dan ngejalanin hidup kayak orang biasa.'sambung riri. 'tapi ri, engko tau kan gimana susahnya perjuangan kita buat sampek ke sini.!'tentang avii. 'iya vii, aku tau. tapi kami jugak nggak bisa lama-lama kayak gini, kami ngerasa beda dari yang lain.'jelas riri lagi. 'ya udah ri kalo gitu. kasi aku waktu untuk mikirin semua ini.'kata avii. avii langsung berlari keluar dari kelas. 'duh.. sekarang gimana nih.?'kata vivi cemas. 'udah, biarin aja dulu, aku yakin, avii pasti bisa nerima semua ini.!'jelas riri.
sementara itu, avii sedang duduk termenung di pojok aula. ia telah merenungi semuanya. 'ya.. aku nggak boleh ego'kata avii. setelah itu, ia langsung menghampiri teman-temannya 'ya, kalian benar, d'nAjOnK harus pensiun muda.'kata avii. 'tapi, meskipun kita udah pensiun, kita masih bisa manggung di cafenya mamanya vinca kok. ya kan vin.'kata riri. 'ya, pastinya.'jawab vinca. vivi langsung menghapus air mata avii. dan mereka pun berpelukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar