avii hanya duduk terdiam di sudut kamarnya. yang dia pikirkan hanyalah sahabat-sahabatnya. setetes air, mengalir dari matanya. lama-kalamaan semakin deras. avi menangis tersedu-sedu. dia mengambil handponenya dan menelepon satya. 'hallo'kata avi sambil menangis. 'avi kenapa.?'. 'satya, avi ada masalah ni, kita ketemuan di tempat biasa, ya' 'oh.. iya deh.'. avi pun menutup telepon dan bergegas menemui satya di tempat yang mereka maksud.
beberapa menit kemudian, avi pun samapai di tempat tersebut. ditempat tersebut, satya sedang menunggu avi, sambil menikmati segelas jus. 'avi ada masalah apa?cerita aja ama satya, mana tau satya bisa bantuin avi.' avi mengangguk dan mulai menceritakan semua masalahnya sambil menangis. 'ohhh gitu. avi sabar aja, ya. mereka kan nggak mungkin kayak gitu ama avi, mereka kan sahabat avi'kata satya sambil memeluk avi, mencoba menenangkan avi. 'avi minum aja dulu, terus tarik nafas.'saran satya sambil menyodorkan segelas jus. 'avi percayakan ama mereka?'tanya satya. 'percaya. tapi...' 'tapi kenapa avi.?' 'sekarang tuuh mereka udah berubah.!' 'berubah.? maksutnya.?' 'yaaa, mereka tuh lebih deket ama shafira, ketimbang ama avi.!' 'yaa udah.. avii sabar aja, ya. ntar kalo waktunya udah tepat, baru kita tanyain ke mereka.'saran satya avii hanya mengangguk saja. 'sekarang satya antar avii pulang, ya.' kata satya. avi pun pulang di antar satya.
sampai di rumah avi.. 'mau masuk dulu nggak?'tanya avii. 'iya deh..^_^' satya duduk di teras rumah avi. tak lama kemudian, vivi, riri, ines, dan vinca datang ke rumah avii. 'avii....'seru riri dari luaar rumah avii. satya langsung membukakan pagar rumah avii dan mempersilahkan riri masuk ke dalam. 'avii ni ada riri n yang lain'sahut satya. 'suruh masuk ajah.!'jawab avii. beberapa saat kemudian, avi keluar untuk menemui mereka. '^_^ tumben kesini.'tanay avi. 'kami kesini mau nanya sesuatu, vi..'jelas riri. 'nanyak apa.? emang nggak bisa besok, ya.?'kata avi. 'nggak bisa, vi. ini harus sekarang.' kata ines. 'ya udah masuk ke dalam aja.' sambung avi.
mareka masuk ke dalam rumah avi. 'sebenernya mau bicarain apa sih.?'tanya avii. lalu, riri pun menceritakan semuanya pada avi. 'bukannya gitu, ri. aku cuma nggak mau ngeganggu persahabatan kalian aja.!'kata avi. 'haaah~ sahabatan.? kami n shafira itu nggak sahabatan,vi.. kami cuma teman biasa.'jelas riri. 'yakiiiiin.?' 'iyaaa,vi. jadi sekarang engko nggak ngejauh lagi kan dari kami.?' avi hanya menggeleng sambil memeluk semua sahabatnya itu.
keesokannya di sekolah, avi mencari shafira, 'saf, maafin aku, ya..' 'iya, vi..' ^_^ 'aku juga minta maaf, ya vi dan teman-teman yang lain.' 'kenapa shaf.?' 'hari ini hari terakhir aku di sini, besok aku mau pindah ke Jakarta, soalnya papaku pindah tugas lagi.' setelah mendengar shafira berkata seperti itu, mereka semua langsung memeluk erat shafira.
ternyata diam-diam shafira tau masalah yang sedang terjadi.. mereka semua menghabiskan saat-saat terakhir bersama shafira.
Selasa, 16 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



:i:
BalasHapus